that sad face
that tears falling down
that disappointed eyes
astaga..
adakah jalan keluar untuk hal ini?
it still killing me so bad
to see him like so
berjuta maaf keluar dari mulut dan hati gw juga belum pasti cukup,
dan ga akan bisa menghilangkan semuanya,
menjadikan semuanya seperti semula
tidak akan bisa
tapi lalu apa yg bisa?
:"(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar